SEBAB SEBAB HATI MENJADI MATI DAN OBAT PENYEMBUHANNYA
Hadis tentang kedudukan hati
أَلَا وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً، إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ، أَلَا وَهِيَ الْقَلْبُ
Artinya :
“Ketahuilah, sesungguhnya di dalam jasad terdapat segumpal daging. Jika ia baik, maka baiklah seluruh jasad. Jika ia rusak, maka rusaklah seluruh jasad. Ketahuilah, itulah hati.”
(HR. Bukhari no. 52, Muslim no. 1599)
Hadist ini menyatakan tentang kemuliaan manusia yaitu tergantung keadaan hatinya .
Maka apabila baik hatinya niscaya baiklah seluruh sifat dan tabiat nya, namun bila rusak hatinya maka rusak pula seluruh tabiat nya.
. PENGERTIAN HATI YANG MATI
Pengertian Hati yang mati adalah hati yang buta melihat keadaan sekitarnya, yaitu hatinya tidak tersentuh jika melihat orang susah dan tidak tersentuh ingin menolong, hanya memikirkan diri sendiri.
Allah SWT berfirman:
فَإِنَّهَا لَا تَعْمَى الْأَبْصَارُ وَلَٰكِن تَعْمَى الْقُلُوبُ الَّتِي فِي الصُّدُورِ
Artinya :
“Sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada.”
( QS. Al-Hajj ayat : 46 )
Maknanya : Hati bisa kehilangan fungsi memahami kebenaran meskipun pancaindra masih berfungsi.
II. SEBAB-SEBAB HATI MENJADI MATI
1. DOSA DAN MAKSIAT YANG TERUS-MENERUS
Salah satu penyebab hati menjadi mati adalah Perbuatan dosa dan maksiat yang dilakukan terus menerus setiap hari.
كَلَّا بَلْ ۜ رَانَ عَلَىٰ قُلُوبِهِم مَّا كَانُوا يَكْسِبُونَ
Artinya :
“Sekali-kali tidak! Bahkan apa yang mereka kerjakan itu telah menutupi hati mereka.”
(QS. Al-Muthaffifin ayat : 14)
Para ulama tafsir menyebutkan sebagai dosa dan maksiat yang dilakukan setiap hari akan menjadi karat hitam yang menempel di hati.
Dan akibat dosa yang tidak pernah ditaubati itu akan membuat hati menjadi mati.
Rasulullah Saw bersabda:
إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا أَذْنَبَ ذَنْبًا نُكِتَ فِي قَلْبِهِ نُكْتَةٌ سَوْدَاءُ، فَإِنْ تَابَ وَنَزَعَ وَاسْتَغْفَرَ صُقِلَ قَلْبُهُ
Artinya:
“Jika seorang hamba melakukan dosa, maka dititikkan satu noda hitam di hatinya. Jika ia bertaubat, berhenti, dan memohon ampun, maka hatinya kembali bersih.”
(HR. Tirmidzi no. 3334)
2. LALAI DARI MENGINGAT ALLAH
Apabila seseorang lalai mengingat Allah maka dapat menjadi penyebab matinya hati.
وَلَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ نَسُوا اللَّهَ فَأَنسَاهُمْ أَنفُسَهُمْ
Artinya :
“Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang melupakan Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa terhadap diri mereka sendiri.”
(QS. Al-Hasyr ayat : 19)
Maknanya Lupa kepada Allah menyebabkan hilangnya kesadaran ruhani.
3. TERLALU MENCINTAI DUNIA
Dan salah satu penyebab hati menjadi mati adalah terlalu cinta akan kemewahan dunia. Sehingga lupa akan kehidupan di akhirat.
Allah berfirman dalam Al Qur'an
بَلْ تُؤْثِرُونَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةُ خَيْرٌ وَأَبْقَىٰ
Artinya:
“Tetapi kamu lebih mengutamakan kehidupan dunia, padahal akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.”
(QS. Al-A‘la ayat : 16–17)
4. TIDAK MENTADABBURI AL-QUR’AN
Maknanya adalah membaca ayat Al Qur'an namun tidak memahami artinya dan tidak menerapkan nya dalam kehidupan sehari-hari, inilah salah satu penyebab nya hati menjadi mati. Sebagaimana firman Allah dalam Al Qur'an:
أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ أَمْ عَلَىٰ قُلُوبٍ أَقْفَالُهَا
Artinya :
“Maka apakah mereka tidak mentadabburi Al-Qur’an, ataukah hati mereka telah terkunci?”
(QS. Muhammad ayat : 24)
5. BANYAK TERTAWA DAN LALAI
Matan Hadis (Arab):
لَا تُكْثِرُوا الضَّحِكَ فَإِنَّ كَثْرَةَ الضَّحِكِ تُـمِيتُ الْقَلْبَ
Terjemah:
“Janganlah kalian banyak tertawa, karena banyak tertawa dapat mematikan hati.”
(HR. Tirmidzi no. 2305)
6. PANJANG ANGANG-ANGAN
Panjang angan angan dan suka berkhayal adalah penyebab hati menjadi mati.
إِنَّ أَخْوَفَ مَا أَخَافُ عَلَيْكُمُ اثْنَتَيْنِ: اتِّبَاعُ الْهَوَى وَطُولُ الْأَمَلِ
Terjemah:
“Yang paling aku takutkan atas kalian ada dua: mengikuti hawa nafsu dan panjang angan-angan.”
(HR. Ahmad)
7 . TIDAK MAU MENERIMA NASIHAT
Salah satu tanda hati yang mati adalah enggan untuk menerima sebuah nasihat.
Rasulullah Saw bersabda:
مَا ضَرَبَ عَبْدٌ بِذَنْبٍ أَعْظَمَ مِنْ قَسْوَةِ الْقَلْبِ
Artinya :
“Tidaklah seorang hamba ditimpa hukuman yang lebih berat daripada kerasnya hati.”
(HR. Thabrani)
IV. PANDANGAN KAUM SUFI TENTANG HATI YANG MATI
OBAT DAN PENYEMBUHAN HATI YANG MATI
1. TAUBAT NASUHA
Arab:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَّصُوحًا
Terjemah:
“Wahai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang sungguh-sungguh.”
QS. At-Tahrim: 8
2. DZIKIR KEPADA ALLAH
Memperbanyak zikir kepada Allah adalah salah satu resep mujarab untuk mengobati hati dan memenangkan hati.
أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
Artinya :
“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.”
( QS. Ar-Ra‘d ayat : 28 )
3. AL-QUR’AN SEBAGAI OBAT HATI
Allah SWT berfirman bahwa Al Qur'an diturunkan kepada manusia salah satu menjadi sifa' yaitu obat penawar bagi hati.
وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ
Artinya :
“Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an sesuatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang beriman.”
( QS. Al-Isra ayat : 82 )
4. MENGINGAT KEMATIAN
Salah satu obat penyembuh bagi hati yang mati adalah banyak mengingat kematian.
Hal ini disampaikan oleh Rasulullah:
أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَادِمِ اللَّذَّاتِ
Artinya :
“Perbanyaklah mengingat pemutus segala kelezatan (kematian).”
(HR. Tirmidzi)
,....PENUTUP...
Jangan bangga punya wajah yang tampan..! jangan bangga punya harta yang berlimpah..!
Jangan bangga punya jabatan tinggi..!
Jangan bangga punya kekuasaan..!
Sebab itu semua tiada artinya di mata Allah, Allah tidak melihat itu semua,
Allah hanya melihat hatimu dan amalmu.
إِنَّ اللَّهَ لَا يَنْظُرُ إِلَىٰ صُوَرِكُمْ وَلَا إِلَىٰ أَمْوَالِكُمْ، وَلَٰكِنْ يَنْظُرُ إِلَىٰ قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ
Artinya :
“Sesungguhnya Allah tidak melihat rupa dan harta kalian, tetapi Dia melihat hati dan amal kalian.”
(HR. Muslim)
Sumber dari Haris Haris

0 comments:
Catat Ulasan