KEDAMAIAN ITU PENTING


 KEDAMAIAN ITU PENTING

"Kebutuhan dasar manusia yang paling hakiki"

Setiap agama yang hadir dimuka bumi selalu mengajarkan kedamaian untuk umatnya dan hubungan sosial dengan umat yang lain. Karena agama hadir untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia salah satunya rasa damai secara individu dan rasa damai secara sosial. Dalam agama Islam kita diwajibkan membangun hubungan secara individu dengan Tuhannya (habluminallah) dan hubungan individu dengan individu yang lain (habluminannas).

Betapa pentingnya membangun kedamaian di tempat kita tinggal untuk menjaga kepentingan harta benda kita, kepentingan kedudukan sosial kita, kepentingan hubungan antar pribadi yang satu dengan yang lainnya, bahkan untuk kepentingan hubungan kita dengan Tuhannya. Rasa damai yang dimiliki setiap pribadi manusia akan mampu mewujudkan rasa saling menghargai hak-hak orang lain dan mampu membangun rasa kebersamaan dalam mewujudkan cita-cita bersama, dalam Islam dikenal dengan negeri yang baldatun tayibatun warabbul gafur, gemah ripah loh jinawi, negeri yang penuh dengan kebaikan dan dirahmati Allah SWT.

Ilmu pengetahuan berkembang untuk memberikan kemudahan-kemudahan masyarakatnya dalam memenuhi segala kebutuhan hidupnya bahkan lebih dari itu untuk bisa menerima dan memahami berbagai ayat-ayat kauniah yang Allah SWT ciptakan pada berbagai unsur ciptaannya yang bisa kita rasakan dengan alat indera kita. Sesuatu yang sulit menjadi mudah untuk dikerjakan, sesuatu yang jauh menjadi terasa dekat dalam kebersamaan, sesuatu yang tidak mungkin dilakukan menjadi mungkin dilakukan, sesuatu yang tidak difahami menjadi bisa difahami, bahkan lebih dari itu bisa menjadi upaya untuk menguatkan iman kita akan nilai ketuhanan yang kita miliki. Seyogyanya seorang 'alim atau manusia yang memiliki pengetahuan lebih luas dari yang awam harus mengedepankan kepentingan kedamaian dibanding menciptakan media pembunuh atau pemusnah kalangan atau subyek tertentu.

Ada beberapa ajaran agama yang mengedepankan kebajikan-kebajikan sebagai panji kehidupan umat beragamanya, ajaran kasih sayang dan menjaga hak-hak pribadi maupun orang lain sebagai bentuk pengamalan ibadah yang diperintahkan Tuhannya. Betapa indahnya ketika setiap pribadi umat beragama mendo'akan kebaikan-kebaikan bagi dirinya dan bagi pribadi yang lainnya, kita pun akan merasa sangat dihargai sebagai pribadi yang bersosial dengan pribadi-pribadi yang shaleh seperti ini. Bukankah manusia yang terbaik dimata Allah SWT merupakan manusia yang bermanfaat bagi yang lainnya baik dari segala ucapannya, tindakannya, maupun visi kehidupannya. Selalu ada hikmah terbaik dari setiap hal yang kita lakukan dalam mengedepankan kepentingan perdamaian dibanding memaksakan kehendak yang membuat pertikaian pribadi maupun sosial dalam kehidupan kita.

Kelahiran setiap anak manusia disetiap negeri maupun umat beragama selalu disambut dengan kegembiraan dan kasih sayangnya. Begitu juga ketika anak manusia kembali kepangkuan sang penciptanya selalu ditangisi dengan kesedihan yang mendalam sebagai bentuk empaty akan kematiannya. Hubungan sosial inilah yang mengantarkan manusia menjadi makhluk yang berbudaya dan bermartabat dibanding makhluk ciptaan Tuhan yang lainnya. Akal pikiran manusia mampu mengolah setiap stimulus indera ditubuhnya menjadi sensor ancaman atau bukan bagi pribadinya. Sifat dasar inilah yang membuat manusia mampu beradaptasi lebih baik dibanding hewan maupun tumbuhan dalam menghadapi perubahan lingkungan. Rasa aman dan damai menjadi keputusan penting dalam proteksi diriinya dan lingkungan sekitarnya.

Kebutuhan akan syahwat semata bisa membuat manusia menjadi serigala bagi yang lainnya karena karakter berkuasa bagi yang lain dimiliki bukan hanya oleh hewan semata tetapi juga oleh manusia. Dengan adanya nurani pada setiap pribadi manusia apalagi dengan adanya pedoman ajaran agama membuat manusia menjadi lebih berbudi pekerti luhur dibanding dengan hewan, manusia mampu menjaga komunitasnya menjadi lebih baik dan aman dari ancaman-ancaman makhluk lain. Apalagi bila manusia didudukan sebagai makhluk sosial maka terciptanya kesepakatan sosial menjadi muara akhir dari kepentingan bersama yang mampu melindungi hak-hak pribadi masing-masing, sehingga komunitas manusia mampu membuat kesatuan sosial yang terorganisir menjadi suatu kekuasaan wilayah atau negeri tertentu. Asas demokrasi menjadi dasar penataan tatanan sosial yang memiliki kepentingan-kepentingan yang berbeda-beda tetapi untuk tujuan kebersamaan dalam meraih cita-cita sosial yang berkeadilan bagi seluruh individu yang terlibat didalamnya. Inilah merupakan cita-cita besar bagi setiap pribadi manusia, mengedepankan kepentingan umum dibanding kepentingan pribadi atau golongan..Rasulullah Muhammad SAW selayaknya menjadi suri tauladan kita dalam menempatkan diri secara pribadi maupun menempatkan diri dalam hubungan sosial, Akhlak yang baik nampak jelas dari kata-katanya dari perilakunya dari cita-cita kehidupannya..damai agamaku, damai bangsaku..

( Sumber dari FB  MZM, 20112020.)

Share on Google Plus

About roslanTv Tarekat

Ut wisi enim ad minim veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis autem vel eum iriure dolor in hendrerit in vulputate velit esse molestie consequat, vel illum dolore eu feugiat nulla facilisis at vero eros et accumsan et iusto odio dignissim qui blandit praesent luptatum zzril delenit augue duis.

0 comments:

Catat Komen