H A K I K I ILMU


H A K I K I ILMU
Jangan-lah mudah mengatakan sesat, niscaya kata sesat itu akan balik pada diri sendiri yang mengatakan.
Dan hamba-hamba (Allah) Ar-Rahman (yang diredhaiNya), ialah mereka yang berjalan di bumi dengan sopan santun dan apabila orang-orang yang berkelakuan kurang adab, hadapkan kata-kata kepada mereka, mereka menjawab dengan perkataan yang selamat dari perkara yang tidak diingini . (al-Furqan: 63)
Aku tidak berikan ilmu kepada kamu kecuali sedikit sahaja
Benarlah kata Sayyidina Ali Karramallahu Wajhah; الناس أعداء بما جهلوا “Manusia akan bermusuh dengan apa yang dia tidak tahu” Janganlah mudah mengatakan tidak ada tetapi belajarlah mengatakan saya belum menjumpainya. Kerana kemungkinan ia ada tetapi belum sampai kepada pengetahuan kita. Firman Allah; وَمَا أُوتِيتُمْ مِنَ الْعِلْمِ إِلاَّ قَلِيلا – الإسراء :85 Aku tidak berikan ilmu kepada kamu kecuali sedikit sahaja
Dalam pengajian Ilmu Hakekat janganlah mendatangi atau menyampaikan pengetahuan ini kepada yang belum faham dan di anjurkan hanya bertanya, berguru kepada ahli Hakekat lagi Makrifat lagi Mursyid yang benar-benar telah sampai sahaja(tapi ramai juga yang mengaku-ngaku sampai tapi belum,hanya tertipu dengan dakwaan(magrur) .
Selain dari cara syariat dan cara tarekat, terdapat satu lagi cara untuk merapatkan hubungan dengan tuhan yaitu dengan cara hakekat.
Cara hakekat merupakan cara yang ketiga yaitu satu cara mendalami ilmu dengan menyelami dan mengenali diri sendiri, yang merupakan satu–satu-nya jalan yang dilalui oleh wali-wali Allah, ariffinbillah dan para aulia.
Mereka yang menjalani pengajian ilmu hakiki ini akan ber-iktiar dengan tekun dan tabah untuk merapatkan hubungan dirinya dengan Allah s.w.t, dengan cara membongkar, menyelidiki dan menyaksikan diri sendiri yaitu diri rahasia yang di tanggung oleh dirinya dan berusaha untuk membentuk dirinya menjadi KAMIL-MULKAMIL.
Bagi mereka yang ingin melalui cara hakiki ini di sarankan terlebih dahulu melalui cara Tarekat, hingga dia berhasil membersihkan dirinya dari segala bentuk syirik “saghir”, syirik “khafi” dan syirik “jalli.”
Mereka hendaklah menjalani perguruan dengan guru-guru hakiki dan makrifat serta muryid yang mempunyai pengetahuan yang luas serta mencapai pula ke tahap martabatnya.
Untuk pengetahuan lebih jelas silakan bertanya dengan guru-guru makrifat lagi mursyid.
Orang-orang hakiki yang sampai pada martabatnya bukan saja mulia di sisi Allah tetapi mendapat kemulian juga di tengah masyarakat. Adalah perlu ditegaskan di sini bahwa matlumat akhir pengajian HAKEKAT adalah untuk megembalikan diri Asal Mu ke semula yaitu Allah pada Zahir dan Batin. Tiada sesuatu apapun pada dirinya kecuali Allah semata-mata.
Untuk itu pengajian hakekat ini harus ada kesinambungan dengan pengajian Makrifat. Sesungguhnya kata hakekat dan makrifat dua perkataan yang tidak dapat di pisahkan.
Share on Google Plus

About roslanTv Tarekat

Ut wisi enim ad minim veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis autem vel eum iriure dolor in hendrerit in vulputate velit esse molestie consequat, vel illum dolore eu feugiat nulla facilisis at vero eros et accumsan et iusto odio dignissim qui blandit praesent luptatum zzril delenit augue duis.

0 comments:

Catat Komen