AHLI TASAWUF YANG SEJATI*



AHLI TASAWUF YANG SEJATI*

Ahli Tasawwuf yang sejati ialah mereka yang benar-benar memegang agama yang tulen. Ahli Sufi yang sejati ialah mereka yang jiwanya bebas tidak terikat oleh apa-apa atau sesiapa pun, dan bebas menjalankan KEBENARAN dari Ilahi Robbi. Berani mengatakan itu benar dan ini salah.
Ahli Tasawwuf adalah putus dengan mahluk dan erat hubungannya dengan Tuhan, pandangannya Allah semata. Ahli Tasawwuf tidak melihat kepada dirinya lagi, hanya Allah dalam pandangannya.
Jadi siapa-siapa yang masih melihat kepada dirinya, niscaya tiada melihat akan Tuhannya. Seluruh pandangan Ruhaniyah memandang satu dalam banyak. Dan yang banyak pada yang satu.
Terhimpun didalam satu kesatuan yang dalam istilah Sufi disebut industri KUN dan yang diatur oleh seorang jentera yang pintar ialah "ALLAH swt". Kalau pandangan kita sudah mantap seperti itu, maka hilanglah rasa takut dan gentar, kecuali kepada Allah saja.
Jadi pandangan seorang yang dibawah memang berbeza dengan yang diatas. Ujud selain daripada ujud Allah adalah ujud pinjaman kerana semua itu Allah, dan Allah itu semuanya, ia hanya pertanda dari yang sebenarnya Ada. Yang Ada adalah yang Ada, yang Ada ialah yang Awal dan tidak ada Permulaannya, yang Akhir tidak ada Kesudahannya.
Sabda Rasulullah saw;
Zabir berkata : Rasulullah saw bersabda : "Siapa dapat melakukan husnuzon ertinya; baik sangka kepada Allah Ta’ala, sehingga ia tiada mati kecuali tetap dalam husnuzon terhadap Allah Ta’ala."
Maka haruslah kita berbuat husnuzon terhadap Allah swt dan pada sesama kita umat Muhammad.
Sesungguhnya kata Nabi saw, sebaik-baik fe'el (Kelakuan) ibadah kepada Allah ialah;
Berbaik sangka kepada Allah. Baik sangka kepada Allah itu pertanda bahawa sudah bulat tawakkalnya kepada Allah, dan penyerahannya kepada Allah, orang itu jaminannya hanya Allah swt.
"LA HAWLA WALA QUWWATA ILLA BILLAH"
Ertinya : Tiada daya dan upaya melainkan pertolongan Allah
Shahih Bukhari dan Muslim;
" Tak ada dayaku untuk menolak suatu kemelaratan atau bahaya keburukan, dan tak ada upayaku untuk berbuat kemanfaatan, melainkan dengan Allah jua."
Jadi tidak mudah bagi kaum sufi untuk mengatakan;
"La hawla wala quwwata illa billah"
Disini Al-Fakir tekankan janganlah kamu berani mengatakan "La hawla wala quwwata illa billah", sebelum kamu memasuki Alam Tassawuf. Engkau katakan itu tetapi ujudmu masih ada, selama ujudmu masih ada, selama itu juga engkau dalam bergelumang didalam dosa durhaka kepadanya.
Selama ujud ADAM masih melekat dalam ingatanmu, selama itu pula engkau mempermainkan Tuhanmu. Ini namanya lain dimulut dan lain dihati. Kalau engkau mengatakan; "La hawla wala quwwata illa billah"
"SEBELUM ENGKAU MATI, MAKA CELAKALAH KEMATIAANMU"
Hilangkanlah ke AKUAN mu, lenyapkanlah kesombonganmu, baru sempurna amal ibadahmu kepada Allah swt.
"BISMILLAHI AWWALLUH, WA AKHIRU"
Ertinya : Awalnya Allah, akhirnya Allah
Awalnya tidak ada permulaannya. Dan akhirnya tidak ada kesudahannya.
"MALLAM YASY KURINNAS, LAM YASY KURILLAH"
Ertinya : Barang siapa tidak berterima kasih kepada sesamanya, maka samalah ia tidak berterima kasih kepada Allah.
Sebab NUR MUHAMMAD itu adalah Hakikat Alam. Dan Allah adalah Hakikat Alam atau Hakikat Ujud dalam hidup ini. Allah adalah Hakikat Kekuatan dalam hidup ini.
"Dzahir Tuhan ada di insan, dan bathin manusia ada di Tuhan"
Kalau anda sudah mengerti, laksanakanlah...
"AL INSANU SIRRI, WA ANA SIRRUHU, WA SIRRI SIFATIN WA SIFATUN LA GOIRIHI"
Ertinya : Insan itu rahsiaKu, Aku rahsia insan, rahasia itu adalah sifatKu, sifatKu tiada lain adalah Aku
Menurut riwayat, banyak Para pemuka-pemuka agama, Ahli Tasawwuf dan lain-lainnya, mencari siapa DIA yang sebenarnya. Maka datang Para Nabi-Nabi dan Rasul-Rasul menyampaikan langsung, keluar dari mulut atau lidahnya perkataan;
"AMALLAH LA ILAHA ILLA ANA"
Ertinya : Aku Allah, tidak ada Tuhan melainkan Aku
Jadi menurut akidah atau pendirian Al-fakir didalam soal ini, Al-fakir tidak taklid dengan sesiapa pun, dan Al-fakir nyatakan bahawa Kalimah itu tadi adalah inti dari semua golongan Tasawwuf, golongan Para Wali-Wali, Para Sahabat, Auliya dan Anbiya', Para Nabi-Nabi dan Para Rasul-Rasul. Jadi kalau Para Nabi dan Rasul demikian adanya, maka tiada lain anda pun juga demikian hendaknya.
Banyak kaum Sufi mati, kerana mempertahankan pendiriannya.
Al-Fakir sebagai penulis ini menyatakan. Apabila lain dari yang di ucapkan Rasulullah saw itu tadi, maka;
"Bukanlah ia dari golongan MUHAMMAD dan keluar dari golongan MUHAMMAD. Maka ia bukan termasuk hamba Allah swt."
Didalam Al-Qur’anul Karim Allah swt mengatakan;
"AKU akan memberikan SATU kata kepadamu. Tetapi engkau tidak sanggup."
Apakah yang dimaksud SATU kata itu ???
Inilah SATU kata itu tadi,
Siapa yang sanggup dialah hamba Allah swt dan siapa tidak sanggup dialah keluarga iblis.
Pilihlah antara dua, ingin jadi Pahlawan Allah atau jadi pahlawan iblis.
Sesiapa yang menjadi hamba Allah swt didunia ini, niscaya sampai ke Akhirat. Dan sesiapa yang menjadi keluarga iblis didunia ini, niscaya tidak akan sampai ke akhirat.
Empat Fahaman;
1) SYARIAT itu seumpama TANAH
2) TAREKAT itu seumpama AIR
3) HAKEKAT itu seumpama ANGIN
4) MA’KRIFAT itu seumpama API
Empat Anasir;
1) TANAH itu JASAD MUHAMMAD
2) AIR itu NUR MUHAMMAD
3) ANGIN itu NAFAS MUHAMMAD
4) API itu PENGLIHATAN MUHAMMAD
Empat Kiamat;
1) Ada pun MATI AHLI SYARIAT itu HANCUR
2) Ada pun MATI AHLI TAREKAT itu KURUS KERING
3) Ada pun MATI AHLI HAKEKAT itu LEMAK GEMUK
4) Ada pun MATI AHLI MA’KRIFAT itu HILANG LENYAP
Empat Tubuh;
1) SYARIAT itu LIDAHKU
2) TAREKAT itu HATIKU
3) HAKEKAT itu DIAMKU
4) MA’KRIFAT itu ROHKU
Nota;
"ILMU SUFI adalah sebenar-benarnya ilmu,
yang tidak seorang pun dapat memperolehinya,
kecuali dia yang dikurniakan kecerdasan alami,
dan berbakat untuk memahaminya.
Tak seorang pun dapat berpura-pura menjadi Sufi,
kecuali dia yang melihat Rahsia Nuraninya."

( Sumber dari Syeh Haqtullah )

Share on Google Plus

About roslanTv Tarekat

Ut wisi enim ad minim veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis autem vel eum iriure dolor in hendrerit in vulputate velit esse molestie consequat, vel illum dolore eu feugiat nulla facilisis at vero eros et accumsan et iusto odio dignissim qui blandit praesent luptatum zzril delenit augue duis.

0 comments:

Catat Komen