4 KEMATIAN SUFI SEBELUM MATI YANG SEBENARNYA.
Tidak semua manusia yang hidup benar-benar hidup. Dan yang paling menakutkan bukan kematian jazad, melainkan hati yang mati sebelum mengenal Allah.
Banyak keluh, tentang jalan menuju Allah terasa begitu berat, karena yang berjalan bukan cuma kaki yang melekat pada jazad, tetapi juga nafsu.
Sebagian pejalan tasawwuf berkata ;
_sebelum tubuhmu mati, ada 4 kematian yang harus kau rasakan, dan kebanyakan manusia lari darinya.
Yang PERTAMA, Mautul Ahmar ( mati merah ).
Di katakan "mati merah" karena saat melawan hawa nafsu, rasanya seperti perang berdarah di dalam dada.
mulut ingin maksiat, mata ingin liar, amarah ingin menang, tapi semuanya di paksa tunduk kepada Allah.
Yang KEDUA, Mautul Aswad ( mati hitam ).
Yakni ketika kau mampu memaafkan orang yang telah mendzolimimu.
Karena ego lebih suka membalas daripada mengikhlaskan. dan tidak semua manusia kuat menahan luka tanpa dendam.
_dan ketahuilah, disaat kau memilih memaafkan, Allah sedang melihat hatimu.
Yang KETIGA Mautul Abyad ( mati putih ).
Yakni bukan sekedar lapar, tapi menahan perut dari berlebihan, karena terlalu banyak makan hingga membuat hati tertidur.
Dikatakan pula, perut yang terlalu kenyang sering melahirkan syahwat, sedangkan perut yang di jaga melahirkan cahaya.
Dan Yang KEEMPAT, Mautul Akhdar ( mati hijau ).
Yakni menutup keburukanmu dengan amal kebaikan. bukan sibuk memamerkan dosa masa lalu, tetapi sibuk menanam amal hingga Allah menumbuhkan Rahmat-Nya.
Jalan sufi adalah jalan kematian. bukan mati jazad, tapi matinya kesombongan, matinya dendam, matinya syahwat dan matinya cinta dunia di dalam hati.
Karena hanya hati yang mati dari selain Allah yang dapat hidup bersama Allah.
Dan kalau hatimu sedang lelah oleh dunia, mungkin yang haus bukan tubuhmu. tapi jiwamu yang lupa tempat dimana kelak akan pulang.
Sumber dari Jejak sufi

0 comments:
Catat Ulasan