MENCAPAI KESUCIAN JIWA

 


MENCAPAI KESUCIAN JIWA
3 cara SUFI mencapai KESUCIAN JIWA, iaitu;
- TAKHALLI.- TAHALLI.- TAJALLI.
PERTAMA : TAKHALLI - ERTINYA "MENGOSONGKAN"...
Membersihkan diri daripada sifat-sifat yang tercela, penyakit hati, nafsu yang jelek dan daripada akhlak yang buruk. Sifat-sifat yang mengotori Jiwa Insan adalah sepertinya;
- Dzalim. - Bakhil. - Berbuat dosa besar. - Berlaku sia-sia.- Berlebih-lebihan didalam segala hal.
- Hasud.- Khianat.- Dendam.- Dengki.- Dusta.- Kufur nikmat.- Riya'.- Ujub. Dan lain-lainnya...
Membersihkan Diri dan Jiwa bagi SUFI sangat-sangatlah penting sekali, kerana sifat-sifat ini merupakan Najis Maknawi (Najasah Ma’nawwiyah).
Adanya Najis-Najis ini pada diri seseorang itu akan menyebabkan dirinya tidak boleh sampai kepada Allah SWT. Dalil daripada ajaran TASAWWUF tentang TAKHALLI ini berdasarkan Firman Allah SWT yang bermaksudnya;
"Sesungguhnya beruntunglah orang yang MENSUCIKAN JIWA itu, dan Sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya."
(Qs. Asy-syams : 10)

KEDUA : TAHALLI - ERTINYA "MENGHIASI"...
MENGHIASI Diri dengan Akhlak yang Baik dan Terpuji.
Tahapan TAHALLI ini adalah dilakukan oleh SUFI setelah "MENGOSONGKAN JIWANYA" daripada akhlak dan sifat-sifat yang tercela serta bersihnya daripada segala penyakit hati.
TAHALLI itu bererti membiasakan dirinya dengan Perbuatan yang Baik-Baik dan yang Terpuji
Berusaha agar didalam setiap gerak dan perilakunya seseorang itu selalu berjalan diatas ketentuan Agama. Sama ada Kewajiban yang Bersifat Dzahir mahupun yang Bersifat Batin...
Kewajiban yang Bersifat Dzahir adalah Kewajiban untuk melaksanakan segala Ibadah SYARIAT, sepertinya;
- SOLAT.- PUASA.- HAJI. Dan lain-lainnya...
Adapun Kewajiban yang Bersifat Batin pula, contohnya yaitu;
- IMAN.- TAAT.- TAQWA.- IKHLAS.- SABAR.- BERILMU.- CINTA KEPADA ALLAH SWT.
Dan lain-lainnya...
Dalil daripada ajaran TASAWWUF tentangnya TAHALLI ini adalah berdasarkan Firman Allah SWT yang bermaksudnya;
"Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) Berlaku adil dan berbuat Kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. DIA memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran."
(QS. An-Nahl : 90)

KETIGA : TAJALLI - Ertinya "PENAMPAKAN"...
Kata TAJALLI itu bermakna terungkapnya "NUR GHAIB".
Yakni hilangnya Hijab-Hijab daripada Sifat-Sifat Kebasyariyyahan (Kemanusiaan).
Jelasnya 'NUR' yang sebelumnya 'GHAIB', dan FANA-NYA segala sesuatu ketika tampaknya WAJAH Allah SWT. Agar ianya berhasil, maka haruslah terus melakukannya TAKHALLI dan TAHALLI sampailah KESEDARAN dan RASA CINTA dengan sendirinya yang akan menumbuhkan RASA RINDU KEPADA-NYA... Dalil daripada ajaran TASAWWUF tentangnya TAJALLI ini adalah sebagaimana Firman Allah SWT yang bermaksudnya;
"Allah (Pemberi) Cahaya (kepada) langit dan bumi."
(QS. An-Nur : 35)

KESIMPULANNYA...
Untuk mendapatkan CAHAYA-NYA, maka Wajiblah dilakukan dengan cara BERDZIKIR, SELAWAT dan lain-lainnya.
Agar mudah untuk di ingatkan, maka ingatlah dengan 3 huruf ini;
" خ ح ج "
TAKHALLI Huruf " خ "
Ibaratnya Titik diatas Huruf yang harus DIHILANGKANNYA...
Setelah HILANGNYA Titik itu, maka jadilah KOSONG huruf " ح " dengan menjadi TAHALLI.
Ibaratnya Huruf yang KOSONG dan yang harus DIHIASI Titik.
Setelah boleh MENGHIASI Titik itu bertempat ditengah Huruf " ج " yang bererti TAJALLI.
Adapun TAJALLI menurut Syeh Haqtullah tidaklah usah menjadikannya sebagai tujuan. Maka cukuplah sekadar melakukan keduanya ini sahaja (ح) - (خ).
Maka hasilnya = (ج).
Sebenarnya, kedua tulisan angka 1 dan 0 juga adalah tulisan materi yang ingin Saya sampaikan jikalau di izinkan Allah SWT.
[ Sumber dari FB ]
Share on Google Plus

About roslanTv Tarekat

Ut wisi enim ad minim veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis autem vel eum iriure dolor in hendrerit in vulputate velit esse molestie consequat, vel illum dolore eu feugiat nulla facilisis at vero eros et accumsan et iusto odio dignissim qui blandit praesent luptatum zzril delenit augue duis.

0 comments:

Catat Ulasan