PADA DIRIMU MENGAPA TIDAK KAU PERHATIKAN

 




PADA DIRIMU MENGAPA TIDAK KAU PERHATIKAN

Pepatah mengatakan
Tak jumpa maka tak kenal
Tak kenal maka tak cinta
Tak Cinta maka tak iman
Cinta kepada Allah semata
Cinta kasih adalah rahasia Allah
Bagaimana caranya mengenal Allah?
Dimana?
Kemana kita harus mencari-NYA..?
Apakah harus ke Mekkah ataukah ke negeri Cina?
Apakah demikian jauhnya Dzat Allah itu berada?
Apakah kita tidak tersesat ?
Tidak ada satu ayatpun yang mengatakan Allah ada di Mekah atau di Cina ...
Firman-firman Allah
Katakanlah bahwa Aku dekat
( AL BAQARAH 2 : 186 )
Lebih dekat Aku dari pada urat leher
( AL QAF 50 : 16 )
Akan Kami perlihatkan kepada mereka, tanda-tanda Kami disegenap penjuru dan pada diri mereka
( FUSHSHILAT 41 : 53 )
Dzat Allah meliputi segala sesuatu
( FUSHSHILAT 41 : 54 )
Dia bersamamu dimanapun kamu berada
( AL HADID 57 : 4 . )
Kami telah mengutus seorang utusan dalam diri-mu
( AT TAUBAH 9 : 128)
Di dalam dirimu apakah engkau tidak memperhatikan
( AZZARIYAT 52 : 21 )
Tuhan menempatkan diri antara manusia dengan qalbunya
( AL ANFAL 8:24 )
Di dalam diri manusia ada Cahaya Yang Maha Melihat
( AL QIYAMAH 75 : 14 )
Allah akan membimbing dengan Cahayanya kepada Cahayanya bagi siapa yang Dia kehendaki
( AN NUUR 24 : 35 )
HADITS QUDSY
Di dalam setiap rongga anak Adam Aku ciptakan suatu mahligai yang disebut dada, dalam dada ada kolbu, dalam kolbu ada fuad, dalam fuad ada syagofa, di dalam syagofa ada Sir, di dalam Sir ada AKU
Aku tidak berada di bumi, Aku tidak berada di langit, tapi Aku berada dalam hati orang-orang yang beriman…
Oleh karena itu para sufi mengatakan Qalbu mukmin baitullah
Itulah Baitullah yang sejati, tidak dibuat dari batu bata
Tapi buatan Allah sendiri yang harus dibersihkan agar tidak dijadikan sarang syaitan dan iblis
Barang siapa mengenal dirinya maka dia mengenal Tuhannya
Barang siapa mengenal Tuhan-nya maka dia merasa dirinya bodoh
Barang siapa mencari Tuhan keluar dari dirinya sendiri
Maka dia akan tersesat semakin jauh
Mengenal Allah bukan perjalanan ke mekah, tapi perjalanan melalui penelusuran tanda-tanda NYA
Mekah (tanah yang penuh berkah)
Hakikatnya sudah ada pada tiap insan
Untuk menuju kepada NYA mulai dari alam lahiriyah ke alam bathiniah
Karena Allah adalah AL BATHIN
Rumahnya di dalam bathin
Kitabnya juga berada di dalam bathin
KITAB SEJATI dan GURU SEJATI ada didalam diri
Firman Allah
Dialah Jibril yang telah menurunkan Al Qur’an ke dalam qolbumu atas izin Allah
( AL BAQARAH 2 : 97 )
( Al Qur’an ) ini adalah ayat-ayat yang nyata di dalam hati orang-orang yang diberi ilmu dan hanya orang-orang durjana yang mengingkari ayat-ayat Kami
( AL ANKABUT 29 : 49 .)
Dia (Allah) akan memberi petunjuk kepada Hatinya
( AT-TAGABUN 64 : 11 )
Sesungguhnya Al Qur’an yang mulia berada pada kitab yang terpelihara dan tidak tersentuh kecuali oleh mereka yang di sucikan
( AL WAQI’AH 56 : 77-78-79 )
Sabda Rasulullah saw
Bacalah kitab yag kekal yang berada di dalam diri kalian
Rasulullah saw bersabda
Berpeganglah pada Al Qur’an dan Sunnah ...…Tidak ada kewajiban bai’at bagi seorang muslim
Urusan dunia engkau lebih tahu, urusan akhirat ikutilah caraku
Segala sesuatu ada pembersihnya, pembersih qalbu adalah dzikir
Dzikir adalah jalan terdekat menuju kepada Allah
Manusia itu dalam keadaan tidur, ketika mati baru dia terbangun
Harus bisa mati sebelum mati
Bacalah kitab yang kekal yang berada di dalam diri kalian…
Qalbu mukmin itulah baitullah yang hakiki, yang harus dibersihkan melalui dzikir agar tidak menjadi sarang syetan dan iblis
Bila hati bersih jalan menuju Tuhan terbuka lebar, bebas hambatan
Dzikir adalah jalan tol menuju kepada Allah Dzikirullah itu dilakukan setiap saat, dimana saja dan kapan saja
Dzikir itulah sholat yang kekal, dzikir itulah sholat bathin
Sesungguhnya telah Kami ciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya, karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat.
Sesungguhnya Kami telah menunjukinya jalan yang lurus, ada yang bersyukur dan ada pula yang kafir
( AL INSAN 76 : 1 - 3 )
Manusia dengan jasmaninya, ada jiwa-nafsunya dan ada Ruhnya
Jasmani dari unsur tanah, air, angin serta unsur api
Semua jiwa sudah dibari amanah oleh Allah, sudah dibai”at dengan bersaksi
Bersyahadat dan berserah diri kepada Allah
Namun setelah hidup di dunia lupa akan amanah tersebut
Sehingga manusia disebut INSAN yang artinya LALAI
Surat Al A’raaf 7 : 172
Bukankah Aku Tuhanmu ?
Semua Jiwa-Ruh menjawab
Benar kami bersaksi

( Sumber dari Siti Hariyani EA )
Share on Google Plus

About roslanTv Tarekat

Ut wisi enim ad minim veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis autem vel eum iriure dolor in hendrerit in vulputate velit esse molestie consequat, vel illum dolore eu feugiat nulla facilisis at vero eros et accumsan et iusto odio dignissim qui blandit praesent luptatum zzril delenit augue duis.

0 comments:

Catat Ulasan