- PERSIAPAN MENYAMBUT BULAN SUCI RAMADHAN -

 


- PERSIAPAN MENYAMBUT BULAN SUCI RAMADHAN -

Sahabatku....
Bulan ramadhan sebentar lagi akan segera tiba, dan kita sebagai umat islam selayaknya menyambut kedatangan ramadhan dengan rasa berbahagia. Keistimewaan bulan suci ramadhan dapat dirasakan oleh seluruh umat muslim di dunia , karena pada bulan suci ramadhan semua pahala ibadah akan dilipat gandakan.
Karena telah mengetahui keutamaan puasa ramadhan dan fadhilahnya maka tak heran semua umat islam di seluruh dunia ini berlomba-lomba untuk memperbanyak ibadah dibulan suci ramadhan ini.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ
Artinya :
”Apabila Ramadhan tiba, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan pun dibelenggu.
Sudah menjadi adat kebiasaan menjelang datangnya bulan ramadhan, umat islam bersuka ria mempersiapkan diri mulai dari persiapan materi, makanan, pakaian, fisik dan lainnya yang biasa kita sebut dengan ( punggahan)
Namun terkadang kita melupakan bahwa persiapan menyambut ramadhan tidak hanya sekedar fisik dan materi semata melainkan juga harus ada persiapan secara bathin dan jiwa.
Lalu apa saja sebaiknya yang harus kita persiapkan menyambut bulan yang suci ini...?
Berikut ini lah yang harus kita persiapkan.
1. BERTAUBAT DAN MENSUCIKAN DIRI
Bertaubat adalah salah satu hal yang mesti kita lakukan sebagai umat islam sebelum datangnya bulan puasa. Mungkin hari-hari sebelumnya kita sebagai manusia tentunya tidak luput dari kesalahan dan dosa. Sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk bertobat dan meminta mapun pada Allah SWT.
Dengan pertaubatan pasti hati kita akan lebih siap menyambut ramadhan dan akan menjadi lebih tenang, namun, bertaubat bukanlah hanya pada lisan saja melainkan harus dibuktikan dengan perbuatan. Jika sebelumnya kita malas untuk melaksanakan sholat, atau masih sering melakukan perbuatan maksiat , maka hendaknya mulai sa'at ini cobalah kita tinggalkan hal-hal yang kurang baik tersebut.
Sebagaimana firman Allah SWT
وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعاً أَيُّهَا الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُون
“Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (QS. An-Nur ayat : 31)
2. SUDAHILAH PERTIKAIAN DAN SALING MENGHUJAT .
Kita semua terutama yang tinggal di Indonesia baru saja melaksanakan pilpres , dan tentu kita semua memberikan suara kita untuk pilihan kita, namun keadaan sekarang ini seperti nya situasi lagi memanas disebabkan ada dua kelompok dan ada dua pilihan. Maka terjadilah saling hujat antara satu kelompok dengan yang lain karena di sebabkan beda pilihan bahkan ada yang sampai berujung dengan perkelahian dan memutuskan persahabatan.
Oleh sebab itu Mumpung masih ada waktu maka sudahilah pertikaian dan saling hujat. Berfikir lah positif dan laksanakan tugas yang sudah di berikan kepada kita masing masing, dengan cara yang baik dan jujur, selanjutnya serahkan semua masalah ini pada Allah yang maha Adil dan bijaksana.
3. MA'AFKANLAH SEGALA KESALAHAN ORANG LAIN .
Tidak akan sempurna ibadah seseorang apabila masih menyimpan sakit hati atau rasa dendam kepada seseorang, mungkin selama ini kita dihadapkan dengan keadaan situasi yang masih panas karena pilpres ini, mungkin karena berbeda pilihan, maka terjadilah saling caci maki dan saling hujat , maka sebaiknya sebelum tiba bulan suci ramadhan ma'afkanlah segala kesalahan orang lain.
Dalam Al-Quran Allah Swt. berfirman:
خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلِينَ.
Artinya :
“Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan kebaikan serta berpalinglah dari orang-orang yang bodoh.”
(QS. Al-A’raf, ayat : 199)
4 . SAMBUNGLAH KEMBALI SILATURAHMI YANG SUDAH TERPUTUS.
Mungkin saja selama ini ada sahabat atau keluarga yang sudah memutuskan silaturahmi kepada kita , atau kita sendiri yang memutuskan tali persaudaraan , maka sebelum tiba bulan ramadhan, cobalah sambung kembali , mungkin bisa dengan cara menelepon nya, atau mengirim SMS dan WhatsApp bertanya tentang kabarnya. Mungkin mereka akan senang dan mau kembali menjadi saudara atau teman yang baik.
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ أَوْ يُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ
Artinya :
“Barang siapa yang ingin dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi”.
(Muttafaqun ‘alaihi)
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:
الرَّحِمُ مُعَلَّقَةٌ بِالْعَرْشِ تَقُولُ مَنْ وَصَلَنِي وَصَلَهُ اللَّهُ وَمَنْ قَطَعَنِي قَطَعَهُ اللَّهُ.
Artinya :
“Ar-rahim itu tergantung di Arsy. Ia berkata: “Barang siapa yang menyambungku, maka Allah akan menyambungnya. Dan barang siapa yang memutusku, maka Allah akan memutus hubungan dengannya”.
(Muttafaqun ‘alaihi)
5 .MENGQODO / MENGGANTI PUASA YANG TERTINGGAL TAHUN KEMARIN.
Masih ada waktu bagi kita sebelum memasuki bulan ramadhan, kita hendaknya menyelesaikan semua hutang puasa dari ramadhan sebelumnya. Puasa yang ditinggalkan pada bulan ramadhan wajib diganti terkecuali bagi orang yang sudah lanjut usia boleh membayarkan fidyah.
Sebagaimana hadist Rasullullah SAW
لا يَصُومُ ، فَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إِلا رَمَضَانَ ، وَمَا رَأَيْتُهُ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِي شَعْبَانَ
Dari ‘Aisyah radhiallahu ’anha: “Rasulullah sallallahu ’alaihi wa sallam berpuasa sampai kami mengatakan (mengira) dia tidak pernah berbuka. Dan (lain waktu) beliau tidak berpuasa sampai kami mengatakan (mengira) dia pernah berpuasa. Dan aku tidak melihat Rasulullah sallallahu ’alaihi wa sallam menyempurnakan puasa sebulan penuh selain di bulan Ramadan dan aku tidak melihat Rasulullah sallallahu ’alaihi wa sallam memperbanyak berpuasa selain di bulan Sya’ban”. (HR. Bukhari Muslim)
6. MULAI MEMBACA AL QUR'AN
Mulai lah kembali membuka Al Qur'an dan membacanya yang mana mungkin selama ini kita terlalu sibuk bekerja sehingga lupa atau tidak ada waktu untuk membaca Al Qur'an. Membaca Al Qur'an tidak hanya memiliki banyak manfa'at tetapi juga bisa membuat hati dan pikiran kita tenang. sehingga kita pada bulan ramadhan nanti kita sudah lancar membaca untuk bertadarus dengan bacaan yang lebih baik lagi.
7. MEMPERBANYAK BELAJAR ILMU AGAMA.
Menjelang bulan ramadhan luangkan waktu kita sejenak untuk menimba ilmu agama. Hal ini akan membantu kita untuk lebih memahami ibadah dan keutamaan bulan ramadhan dengan baik. Belajar agama bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja dan bisa bersumber dari buku tentang islam maupun mendatangi kajian-kajian islam yang sering diadakan dalam masjid.
Hal ini telah di sebutkan Allah di dalam Al Qur'an :
مَا أَرْسَلْنَا قَبْلَكَ إِلاَّ رِجَالاً نُّوحِي إِلَيْهِمْ فَاسْأَلُواْ أَهْلَ الذِّكْرِ إِن كُنتُمْ لاَ تَعْلَمُونَ.
Artinya :
Maka bertanyalah pada orang-orang yang berilmu jika kalian tidak mengetahui.”
(QS Al Anbiya ayat : 21)
8. PERBANYAKLAH BERZIKIR.
Menjelang bulan ramadhan perbanyaklah berzikir kepada Allah SWT agar hati dan pikiran kita terjaga dari segala kotoran.
Allah Ta’ala memberikan jaminan/garansi bahwa hanya dengan mengingat Allah Ta’ala hati menjadi tentram dan tenang.
الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
Artinya :
“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram,”
(QS. Ar-Ra’d ayat : 28).
Sahabatku....
Demikianlah kira kira persiapan yang bisa kita lakukan sebelum datangnya bulan suci ramadhan.
Disini saya pribadi saya memohon ma'af pada sahabat ku semua mungkin selama ini ada tersilaf kata atau pun ada komentar yang kurang berkenan , dan sebaliknya saya juga dengan ikhlas sudah mema'afkan semua kesalahan sahabatku semua.
Semoga kita semua bisa bertemu dengan bulan suci ramadhan yang penuh berkah dan mendaptkan Ampunan dari Allah sehingga kita di golongkan kepada hamba hamba-nya yang bertaqwa. QQ
Aamiin ya rabbal alamin.
( Sumber dari Tuan guru Haris Haris )
Share on Google Plus

About roslanTv Tarekat

Ut wisi enim ad minim veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis autem vel eum iriure dolor in hendrerit in vulputate velit esse molestie consequat, vel illum dolore eu feugiat nulla facilisis at vero eros et accumsan et iusto odio dignissim qui blandit praesent luptatum zzril delenit augue duis.

0 comments:

Catat Komen