KERUSAKAN HATI


 

Selagi ada takut dihati mu, itu sebenarnya kamu itu masih belum 100% percaya pada Allah.
Contoh:-
Takut miskin
Takut sakit
Takut virus
Takut hantu
Takut kalah
Semua ini membuat aqidah kamu itu tidak
mantap
, dengan keyakinan bahawa Allah itu maha berkuasa. Semua cerita dan urusan kehidupan mu itu sudah ada yang urus. Ikut saja ketentuan yang telah ditetapkan di Luhul Mahfuz.

Ilmu Kalam = ilmu pengetahuan tentang yang dzahir-dzahir, diterima dan di pahami oleh panca indera kita.
Ilmu Gaib = ilmu yang menerangkan sesuatu yang gaib, tidak akan sempurna bila diterangkan oleh ilmu kalam.
Ilmu Syahadah = ilmu Makrifatullah yaitu ilmu untuk menyatakan diri Allah itu sendiri.
Ilmu Kalam diajarkan oleh guru-guru dzahir,
Ilmu Gaib di ajarkan oleh guru-guru gaib,
Ilmu Syahadah di ajarkan oleh guru batin yaitu Diri batin kita sendiri yang telah mencapai Makrifatullah.
Tehnologi hanya menggunakan ilmu kalam, sedangkan tahapan ilmu yang lebih tinggi setelah ilmu kalam adalah ilmu gaib setelah itu baru ilmu Syahadah.

ENAM PENYEBAB KERUSAKAN HATI
Imam Hasan Bashri berkata, "Kerusakan hati manusia itu disebabkan oleh enam faktor yaitu:
1⃣ Sengaja berbuat dosa dengan harapan dosanya nanti diampuni.
2⃣ Memiliki ilmu, tetapi tidak diamalkannya.
3⃣ Apabila beramal tidak IKHLAS.
4⃣ Memakan rezeki ALLAH, tetapi tidak pernah BERSYUKUR.
5⃣ Tidak ridha dengan pemberian ALLAH, dan
6⃣ Sering mengubur orang mati,
Namun tidak mau mengambil pelajaran dari kematian tersebut.
Sehubung dengan masalah keikhlasan, Imam Ahmad bin Hambal berdo’a sebagai berikut:
ﻳَﺎ ﺩَﻟِﻴْﻞَ ﺍﻟْﺤَﻴَﺎﺭَﻯ ﺩُﻟَّﻨِﻲْ ﻋَﻠَﻰ ﻃَﺮِﻳْﻖِ ﺍﻟﺼَّﺎﺩِﻗِﻴْﻦَ ﻭَﺍﺟْﻌَﻠْﻨِﻲْ ﻣِﻦْ ﻋِﺒَﺎﺩِﻙَ ﺍﻟْﻤُﺨْﻠَﺼِﻴْﻦ
َ
“Wahai Dzat yang memberikan petunjuk kepada orang-orang yang bingung, tunjukkanlah aku ke jalan orang-orang yang benar dan jadikanlah aku termasuk hamba-Mu yang ikhlas dalam beramal.”
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:
ﺇِﻥَّ ﺍﻟْﻘَﺒْﺮَ ﺃَﻭَّﻝُ ﻣَﻨَﺎﺯِﻝِ ﺍﻵﺧِﺮَﺓِ ﻓَﺈِﻥْ ﻧَﺠَﺎ ﻣِﻨْﻪُ ﻓَﻤَﺎ ﺑَﻌْﺪَﻩُ ﺃَﻳْﺴَﺮُ ﻣِﻨْﻪُ ﻭَﺇِﻥْ ﻟَﻢْ ﻳَﻨْﺞُ ﻣِﻨْﻪُ ﻓَﻤَﺎ ﺑَﻌْﺪَﻩُ ﺃَﺷَﺪُّ ﻣِﻨْﻪ
“Sesungguhnya kubur itu merupakan tempat yang pertama dari beberapa tempat yang ada di akhirat. Jika seseorang selamat dari siksa kubur, maka pada tempat-tempat berikutnya dia pun akan selamat dengan mudah. Jika dia tidak selamat dari siksa kubur, maka pada tempat-tempat berikutnya akan lebih berat siksanya daripada siksa di kubur.”
(HR. Tirmidzi, Ibn Majah, dan Hakim)

ﺇِﻥَّ ﻟِﻠْﻤَﻮْﺕِ ﻓَﺰَﻋًﺎ , ﻓَﺈِﺫَﺍ ﺃَﺗَﻰ ﺃَﺣَﺪُﻛُﻢْ ﻭَﻓَﺎﺓَ ﺃَﺧِﻴﻪِ , ﻓَﻠْﻴَﻘُﻞْ : ﺇِﻧَّﺎ ﻟِﻠَّﻪِ ﻭَﺇِﻧَّﺎ ﺇِﻟَﻴْﻪِ ﺭَﺍﺟِﻌُﻮﻥَ , ﻭَﺇِﻧَّﺎ ﺇِﻟَﻰ ﺭَﺑِّﻨَﺎ ﻟَﻤُﻨْﻘَﻠِﺒُﻮﻥَ , ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺍﻛْﺘُﺒْﻪُ ﻓِﻲ ﺍﻟْﻤُﺤْﺴِﻨِﻴﻦَ , ﻭَﺍﺟْﻌَﻞْ ﻛِﺘَﺎﺑَﻪُ ﻓِﻲ ﻋِﻠِّﻴِّﻴﻦَ , ﻭَﺍﺧْﻠُﻒْ ﻋَﻘِﺒَﻪُ ﻓِﻲ ﺍﻵﺧِﺮِﻳﻦَ , ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻻ ﺗَﺤْﺮِﻣْﻨَﺎ ﺃَﺟْﺮَﻩُ , ﻭَﻻ ﺗَﻔْﺘِﻨَّﺎ ﺑَﻌْﺪَﻩ
“Sesungguhnya dalam kematian itu ada suatu ketakutan. Karenanya, barang siapa mendengar berita kematian saudaranya (sesama muslim), maka hendaknya membaca do’a berikut ini: innaa lillaahi wa innaa ilaihi rooji’uun. Wa innaa ilaa rabbinaa lamunqalibuun. Allahummaktubhu ‘indaka fil muhsiniin, waj’al kitaabanaa fii ‘illiyyiin, wakhluf ‘aqibahuu fil aakhiriin. Allahumma laa tahrimnaa ajrohuu walaa taftinnaa ba’dahu.”...
(Sesungguhnya kami ini kepunyaan ALLAH dan kepada-Nyalah kami kembali, hanya kepada RABB kami, kami dikembalikan. YA ALLAH catatlah dia disisi-Mu termasuk orang-orang yang baik; dan jadikanlah catatan amalnya berada di ‘illiyyiin; dan berilah orang-orang yang ia tinggal pengganti yang lain. YA ALLAH janganlah ENGKAU halangi kami untuk mendapatkan pahala mendo’akannya dan janganlah pula ENGKAU timpakan kepada kami cobaan sesudahnya.”
(HR. Thabarani)

ﻣَﻦْ ﺳَﻤِﻊَ ﺑِﻤَﻮْﺕِ ﻣُﺴْﻠِﻢٍ ﻓَﺪَﻋَﺎ ﻟَﻪُ ﺑِﺨَﻴْﺮٍ ﻛَﺘَﺐَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻟَﻪُ ﺃَﺟْﺮَ ﻣَﻦْ ﻋَﺎﺩَﺍﻩُ ﺣَﻴًّﺎ ﻭَﺷَﻴَّﻌَﻪُ ﻣَﻴِّﺘًﺎ
“Barang siapa yang mendengar kematian seorang muslim, kemudian dia mendo’akan kebaikan untuknya, maka ALLAH akan menuliskan baginya pahala sama dengan orang yang menjenguknya ketika ia masih hidup dan mengantarkan jenazahnya.”...
(HR. Daruquthni)
Dikutip dari kitab Nashaihul Ibad karya Imam Nawawi Al-Bantani ra.



Share on Google Plus

About roslanTv Tarekat

Ut wisi enim ad minim veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis autem vel eum iriure dolor in hendrerit in vulputate velit esse molestie consequat, vel illum dolore eu feugiat nulla facilisis at vero eros et accumsan et iusto odio dignissim qui blandit praesent luptatum zzril delenit augue duis.

0 comments:

Catat Ulasan