"T A L Q I N "


 Apakah manusia menyangka bahwa Kami tidak akan mengumpulkan kembali tulang belulangnya?

Bahkan sebenarnya Kami mampu menyusun kembali jari jemarinya dengan sempurna.
Tetapi manusia hendak membuat maksiat (kejahatan) terus menerus.
Manusia itu bertanya, "Bilakah hari Kiamat itu?"
Maka apabila MATA TERBELIAK.
Dan Bulan pun telah hilang cahayanya.
Dan Matahari dan Bulan dikumpulkan.
Pada hari itu manusia berkata, "Ke mana tempat untuk berlindung?"
Sama sekali tidak! Tidak ada tempat berlindung!
Hanya kepada Tuhanmu tempat kembali pada hari itu.
Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya.
Bahkan manusia (anggota badannya) menjadi saksi ke atas dirinya sendiri.

AlQuran surah Al-Qiyamah ayat 3 hingga 14.

"T A L Q I N "

Kalimat inilah yang ditakuti oleh sebagian orang.

Ada 4 macam tanggapan ketika orang mendengar kalimat TALQIN:
1. Tidak tahu samasekali
2. Benci karena menganggap itu bid'ah
3. Takut karena itu untuk orang yang sudah mati
4. Ingin ditalqin karena itu wajib.

Arti TALQIN sudah dibahas pada judul " Talqin dan Ijazah ".
Disini akan dibahas sepintas tentang hukum TALQIN.
Berdasarkan sabda Rasulullah saw:

ﻟﻘﻨﻮﺍ ﻣﻮﺗﺎﻛﻢ ﻻ ﺍﻟﻪ ﺍﻻ ﺍﻟﻠﻪ ‏( ﺭﻭﺍﻩ ﻣﺴﻠﻢ )

Talqinlah orang-orang yang mati dari kalian dengan ﻻ ﺍﻟﻪ ﺍﻻ ﺍﻟﻠﻪ (HR. Muslim).
Kalimat MAUTAA ( ﻣﻮﺗﻰ ) dari hadits tersebut mengandung 4 makna:
1. Orang yang sedang sakarot maut
2. Orang yang sudah mati dikubur
3. Orang yang masih hidup yang pasti akan mati
4. Orang yang hati nya mati
Karena ... kalimat ﻣﻮﺗﻰ adalah isim fa'il jama' dari kalimat mufrod ﻣﻴﺖ .
Isim fa'il sesuai dengan kalimat fi'il nya, mengandung makna zaman madhi (sudah), zaman hal (sedang), zaman istiqbal (akan).
Berarti:

1. Talqinlah orang yang sudah mati...!
- Yaitu dengan membaca talqin diatas kuburan jenazah yang baru meninggal.
- Hukumnya sunnah.
- Yang mentalqin siapa saja ustadz yang sudah biasa.
- Hasilnya... mudah-mudahan.
- Karena tidak dijamin sesudah di talqin, mayit bisa menjawab pertanyaan munkar nakir.
Kaifiyah nya ada di kitab Fathul Mu'in
( i'anatuttholibin juz 2. Fasal Solat Alalmayyit)

2. Talqin lah orang yang sedang sakarotulmaut!
- yaitu menuntun orang yang sedang sakarot dengan ﻻﺍﻟﻪ ﺍﻻﺍﻟﻠﻪ .
- Hukumnya sunnah
- Yang mentalqin siapa saja yang bisa.
- Hasilnya mudah-mudahan
- Karena banyak yang sakarot ditalqin tidak mau mengucapkan ﻻ ﺍﻟﻪ ﺍﻻ ﺍﻟﻠﻪ .

3. Talqinlah orang yang masih hidup yang merasa yakin suatu saat akan mati.

4. Talqinlah orang yang hatinya mati supaya hatinya hidup dengan dzikir kepada Allah.
Talqin bagi yang masih hidup.
- hukumnya wajib.
- yang mentalqin adalah orang yang hati nya hidup selalu dzikir kepada Allah, yaitu Ahluttalqin, (waliyulloh yang mendapatkan ijin untuk menyampaikan TALQIN DZIKIR, dari gurunya dari gurunya, dari gurunya, sampai ke Rasulullah saw).
- hasilnya / fungsinya / tujuannya:

1. Supaya dawam dzikir dengan bimbingan
2. Supaya dzikir untuk bersyukur
3. Supaya bersih hati dengan berdzikir
4. Memperbaharui iman dengan ﻻﺍﻟﻪ ﺍﻻﺍﻟﻠﻪ
5. Taubat menghancurkan dosa
dengan ﻻ ﺍﻟﻪ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ
6. Supaya hidup hati dengan Dzikir.
Karena yang enam ini hukum nya wajib maka di TALQIN DZIKIR hukumnya wajib.

ﺍﺫﺍ ﺫﻛﺮﺗﻨﻲ ﺷﻜﺮﺗﻨﻲ ﻭﺍﺫﺍ ﻧﺴﻴﺘﻨﻲ ﻛﻔﺮﺗﻨﻲ

Jika kamu dzikir kepada Ku berarti kamu syukur kepada Ku.
Jika kamu lupa kepada Ku berarti kamu kufur kepada Ku.

(Hadits Qudsi)
ﻟﻜﻞ ﺷﻲﺀ ﺻﻘﺎﻟﺔ ﻭﺻﻘﺎﻟﺔ ﺍﻟﻘﻠﺐ ﺫﻛﺮ ﺍﻟﻠﻪ
Segala sesuatu ada pembersih nya.
Pembersih hati adalah dzikrulloh.
ﺟﺪﺩﻭﺍ ﺍﻳﻤﺎﻧﻜﻢ ﺑﻜﺜﺮﺓ ﻗﻮﻝ ﻻ ﺍﻟﻪ ﺍﻻ ﺍﻟﻠﻪ
Perbaharui iman kalian dengan banyak membaca ﻻﺍﻟﻪ ﺍﻻﺍﻟﻠﻪ .
Dari Abu Hurairoh ra, sesungguhnya Rasulullah saw bersabda:
ﻳﺎ ﺍﺑﺎ ﻫﺮﻳﺮﺓ ﻟﻘﻦ ﺍﻟﻤﻮﺗﻰ ﺷﻬﺎﺩﺓ ﺍﻥ ﻻ ﺍﻟﻪ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ ﻓﺎﻧﻬﺎ ﺗﻬﺪﻡ ﺍﻟﺬﻧﻮﺏ ﻫﺪﻣﺎ
Wahai Aba Hurairah talqinlah orang yang sedang mati dengan ﻻ ﺍﻟﻪ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ ، karena ﻻﺍﻟﻪ ﺍﻻﺍﻟﻠﻪ menghancurkan dosa dengan sehancur - hancurnya.
ﻗﻠﺖ ﻳﺎ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﻫﺬﻩ ﻟﻼﻣﻮﺍﺕ ﻓﻜﻴﻒ ﻟﻼﺣﻴﺎﺀ ؟
ﻗﺎﻝ ﻫﻲ ﺍﻫﺪﻡ ﻭﺍﻫﺪﻡ
Aku berkata: yaa Rasulullah... ini untuk orang-orang yang mati, bagaimana untuk orang-orang yang masih hidup?
Rasulullah saw bersabda:
Kalimah ﻻ ﺍﻟﻪ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ bagi yang masih hidup, lebih menghancurkan dosa dan lebih menghancurkan dosa.
(Hadits Hasan Mursal Riwayat Ibnu Abiddunya)
* Bagi yang merasa akan mati wajib ditalqin.
* Bagi yang merasa tidak akan mati terserah.....
* Bagi yang merasa hatinya mati wajib ditalqin
* Orang yang hatinya selalu hidup dengan Dzikir itulah Ahluttalqin yang berhak menyampaikan talqin.
ﻭﺍﻟﺬﻛﺮ ﻻ ﻳﻔﻴﺪ ﻓﺎﺋﺪﺓ ﺗﺎﻣﺔ ﺍﻻ ﺑﺎﻟﺘﻠﻘﻴﻦ
Dzikir tidak berfaidah dengan sempurna kecuali dengan ditalqin.

MIMPI SEORANG WALI ALLAH DI PERKUBURAN*

Didalam mimp seorang Wali Allah itu melihat akan Roh Ahli-Ahli Kubur yang sedang mengais-ngais rumput seperti mencari sesuatu.

Lalu beliau terlihat ada satu Roh Ahli Kubur yang sudah berusia tua duduk beristirehat di atas kuburnya sendiri.

Beliau memutuskan untuk bertanya kepada Roh orang tua tersebut.

Wali Allah bertanya;

Pakcik, kenapa pakcik sedang duduk istirehat dengan tenang, sedangkan ramai Ahli Kubur yang lain sedang mengais-gais rumput di situ ?

Roh orang tua itu berkata;

Jikalau kamu mahu tahu jawapannya, esok pagi kamu pergi ke pasar dan cari seorang penjual daging yang masih muda di situ. Penjual daging itu adalah anakku sendiri.

Wali Allah tersebut lalu berganjak dari situ dan terjaga dari mimpinya.

Keesokan harinya...

Wali Allah itu pun mencari penjual daging yang masih muda tersebut di pasar.

Setelah ketemu, beliau hanya memperhatikan dari jauh kelakuan penjual daging tersebut.

Selepas penjual daging tersebut menjual dagingnya, dia sambung membaca Al-Qur'an.

Wali Allah tadi terkejut lalu mengambil keputusan untuk menjumpai pemuda tersebut.

Wali Allah menyapa pemuda itu;

Assalammualaikum... anak muda, saya ada beberapa pertanyaan untuk anak muda.

Penjual daging itu berkata;

Waalaikumsalam... ya boleh, apakah pertanyaan itu?

Wali Allah bertanya;

Adakah kamu mempunyai seorang ahli keluarga yang meninggal dunia lalu di kuburkan di kampung ini ?

Penjual daging berkata;

Ya ada, itu adalah Ayahku.

Wali Allah bertanya lagi;

Aku ada melihat Roh ayahmu didalam mimpiku. Beliau tenang disana. Apa yang engkau lakukan untuk ayahmu wahai anak muda ?

Penjual daging lalu berkata;

Aku membaca Al-Qur'an dan aku berdoa kepada Allah swt. Jika bacaanku itu terdapat pahalanya, aku sedekahkannya untuk ayahku.

Iktibar dari kisah ini...

Kenapa Roh Ahli Kubur yang lain itu sedang mengais-gais rumput di situ ?

Jawapannya,

Mereka sedang mencari percikan-percikan doa yang didoakan oleh orang ramai dan lafaz,

"Ala kulli muslimin wal muslimat, wal mukminin wal mukminat"

Mengapa Roh orang tua itu hanya duduk istirehat, adalah kerana doa anaknya yang selalu dikhususkan untuknya.

Dari Abu Hurairah radhiallahu'anhu, Nabi Shallallahu'alaihi Wasallam bersabda:

*ادْعُوا اللَّهَ وَأَنْتُمْ مُوقِنُونَ بِالْإِجَابَةِ ، وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ لَا يَسْتَجِيبُ دُعَاءً مِنْ قَلْبٍ غَافِلٍ لَاهٍ*

"Berdoalah kepada Allah dalam keadaan yakin doa kalian dikabulkan."

"Dan ketahuilah bahwasanya Allah tidak akan mengabulkan doa dari orang yang hatinya lalai dan tidak bersungguh sungguh"

(HR. Tirmidzi no : 3479, dihasankan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi)

(  (keMIMPI SEORANG WALI ALLAH DI PERKUBURAN*

Didalam mimp seorang Wali Allah itu melihat akan Roh Ahli-Ahli Kubur yang sedang mengais-ngais rumput seperti mencari sesuatu.

Lalu beliau terlihat ada satu Roh Ahli Kubur yang sudah berusia tua duduk beristirehat di atas kuburnya sendiri.

Beliau memutuskan untuk bertanya kepada Roh orang tua tersebut.

Wali Allah bertanya;

Pakcik, kenapa pakcik sedang duduk istirehat dengan tenang, sedangkan ramai Ahli Kubur yang lain sedang mengais-gais rumput di situ ?

Roh orang tua itu berkata;

Jikalau kamu mahu tahu jawapannya, esok pagi kamu pergi ke pasar dan cari seorang penjual daging yang masih muda di situ. Penjual daging itu adalah anakku sendiri.

Wali Allah tersebut lalu berganjak dari situ dan terjaga dari mimpinya.

Keesokan harinya...

Wali Allah itu pun mencari penjual daging yang masih muda tersebut di pasar.

Setelah ketemu, beliau hanya memperhatikan dari jauh kelakuan penjual daging tersebut.

Selepas penjual daging tersebut menjual dagingnya, dia sambung membaca Al-Qur'an.

Wali Allah tadi terkejut lalu mengambil keputusan untuk menjumpai pemuda tersebut.

Wali Allah menyapa pemuda itu;

Assalammualaikum... anak muda, saya ada beberapa pertanyaan untuk anak muda.

Penjual daging itu berkata;

Waalaikumsalam... ya boleh, apakah pertanyaan itu?

Wali Allah bertanya;

Adakah kamu mempunyai seorang ahli keluarga yang meninggal dunia lalu di kuburkan di kampung ini ?

Penjual daging berkata;

Ya ada, itu adalah Ayahku.

Wali Allah bertanya lagi;

Aku ada melihat Roh ayahmu didalam mimpiku. Beliau tenang disana. Apa yang engkau lakukan untuk ayahmu wahai anak muda ?

Penjual daging lalu berkata;

Aku membaca Al-Qur'an dan aku berdoa kepada Allah swt. Jika bacaanku itu terdapat pahalanya, aku sedekahkannya untuk ayahku.

Iktibar dari kisah ini...

Kenapa Roh Ahli Kubur yang lain itu sedang mengais-gais rumput di situ ?

Jawapannya,

Mereka sedang mencari percikan-percikan doa yang didoakan oleh orang ramai dan lafaz,

"Ala kulli muslimin wal muslimat, wal mukminin wal mukminat"

Mengapa Roh orang tua itu hanya duduk istirehat, adalah kerana doa anaknya yang selalu dikhususkan untuknya.

Dari Abu Hurairah radhiallahu'anhu, Nabi Shallallahu'alaihi Wasallam bersabda:

*ادْعُوا اللَّهَ وَأَنْتُمْ مُوقِنُونَ بِالْإِجَابَةِ ، وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ لَا يَسْتَجِيبُ دُعَاءً مِنْ قَلْبٍ غَافِلٍ لَاهٍ*

"Berdoalah kepada Allah dalam keadaan yakin doa kalian dikabulkan."

"Dan ketahuilah bahwasanya Allah tidak akan mengabulkan doa dari orang yang hatinya lalai dan tidak bersungguh sungguh"

(HR. Tirmidzi no : 3479, dihasankan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi) 

( ILMU WEDARING JATI DIRI SANGKAN PARAN DUMADI / SPD )


Share on Google Plus

About roslanTv Tarekat

Ut wisi enim ad minim veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis autem vel eum iriure dolor in hendrerit in vulputate velit esse molestie consequat, vel illum dolore eu feugiat nulla facilisis at vero eros et accumsan et iusto odio dignissim qui blandit praesent luptatum zzril delenit augue duis.

0 comments:

Catat Komen