HAKIKAT BANYAK BERDIAM DIRI


HAKIKAT BANYAK BERDIAM DIRI
بِسْـــــــــــــــــــــمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيم
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Banyak ILMU yang ada di alam ini...
Dari ilmu yang biasa sampai ilmu yang paling mulia, ada ilmu yang paling tinggi, ada ilmu yang paling utama, ada ilmu induk dari segala ilmu dan sebagainya...
Lalu Ilmu apakah yang paling tinggi itu...?
Seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam:
"Ya Rasulullah, ilmu apakah yang paling tinggi itu...?"
Rasulullah hanya "DIAM"
"DIAM" bukan berarti "TIDAK BICARA"
Tetapi tidak banyak bicara, tidak banyak mengeluh, tidak membuka aib, tidak pamer (riya), tidak sombong, tidak berdebat dan sebagainya...
Ilmu "DIAM" adalah sebuah ilmu yang tidak ada gurunya, tidak ada muridnya, tidak ada sekolahnya, tidak ada kitabnya, tidak diajarkan dimanapun.
Dalam DIAM itu tidak ada yang mengetahui kecuali orang yang bersangkutan dengan Tuhannya.
DIAM tetapi tetap terus memperhatikan.
DIAM tetapi terus bergerak (ikhtiar).
DIAM tetapi terus berdoa (berzikir).
DIAM tetapi tetap terus menebar manfaat.
Seperti matahari yang diam tetapi terus bersinar.
Seperti padi yang diam tetapi tetap terus tumbuh.
Seperti tanah yang diam tetapi di dalamnya menyimpan banyak manfaat.
Atau seperti dirimu yang dulu selalu diam ketika di dalam RAHIM, walau tak nampak, tak bicara, tetapi keberadaanmu membawa berjuta harapan dan kebahagiaan.
Allah SWT berfirman:
إِذْ يَتَلَقَّى الْمُتَلَقِّيَانِ عَنِ الْيَمِينِ وَعَنِ الشِّمَالِ قَعِيدٌ
iz yatalaqqol-mutalaqqiyaani 'anil-yamiini wa 'anisy-syimaali qo'iid
"(lngatlah) ketika dua malaikat mencatat (PERBUATAN), yang satu duduk di sebelah kanan dan yang lain di sebelah kiri."
(QS. Qaf 50: Ayat 17)
مَّا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ
maa yalfizhu ming qoulin illaa ladaihi roqiibun 'atiid
"Tidak ada suatu KATA yang diucapkannya melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu siap (mencatat)."
(QS. Qaf 50: Ayat 18)
Memperbanyak DIAM
HAKIKATNYA memberikan kesempatan kepada malaikat di disamping kiri untuk istirahat dalam mencatat segala ucapan kata2 atau kalimat yg keluar dari mulut kita yang mengandung dosa. Dan juga segala gerakan tingkah laku seluruh tubuh yang tidak ada manfaat dalam hitungan amal ibadah kepada Allah SWT malah menambah dosa dihadapan Allah SWT.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
Tidaklah manusia tersungkur di neraka di atas wajah mereka atau di atas hidung mereka melainkan dengan sebab lisan mereka.” (HR. At-Tirmidzi)
BUATLAH SIBUK MALAIKAT DISEBELAH KANANMU TANPA HENTI SETIAP DETIK MENCATAT UCAPANMU KARENA MENYEBUT NAMA ALLAH SETIAP TARIKAN NAFASMU
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اذْكُرُوْا اللّٰهَ ذِكْرًا كَثِيْرًا ۙ
yaaa ayyuhallaziina aamanuzkurulloha zikrong kasiiroo
"Wahai orang-orang yang beriman! Ingatlah kepada Allah, dengan mengingat (nama-Nya) sebanyak-banyaknya,"
(QS. Al-Ahzab 33: Ayat 41)
BAGAIMANA BISA MENGINGAT DAN BANYAK MENYEBUT NAMA ALLAH KALAU TERLALU BANYAK BICARA.....???
DAN BUATLAH MALAIKAT DISEBELAH KIRI MENGANGGUR TANPA KERJAAN KARENA TAK ADA 1 KATA YANG MENGANDUG DOSA YANG TERUCAP.
Share on Google Plus

About roslanTv Tarekat

Ut wisi enim ad minim veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis autem vel eum iriure dolor in hendrerit in vulputate velit esse molestie consequat, vel illum dolore eu feugiat nulla facilisis at vero eros et accumsan et iusto odio dignissim qui blandit praesent luptatum zzril delenit augue duis.

0 comments:

Catat Komen