HAKIKAT MANUSIA

 


HAKIKAT MANUSIA
Untuk menjawab ini secara komprehensif dan bertingkat, tentunya kita perlu memahami bahwa manusia terdiri dari beberapa lapisan keberadaan. Berikut penjelasan secara bertahap :
1. JASAD (Fisik / Jasmani)
Ini adalah wadah luar yang tampak. Ia bergerak, makan, berjalan, bernafas.Tapi bukan ini diri kita yang sejati, karena jasad akan mati dan hancur.
2. AKAL & PIKIRAN (Ciptaan dari cahaya nafs / jiwa)
Pikiran adalah alat untuk memahami dunia, menganalisis, dan mengingat. Tapi pikiran berubah-ubah dan sering dikuasai oleh nafsu. Maka ini bukan diri sejati, hanya alat bantu kesadaran.
3. JIWA (Nafsu / Nafs)
Jiwa mengandung lapisan seperti ammarah, lawwamah, mulhamah, muthma’innah, dst. Jiwa mengalami proses penyucian dan pelatihan. Jiwa ini sering mengaku sebagai “aku”, padahal ia masih terikat emosi dan ego.
Maka belum sejati, karena masih tertutup hijab.
4. RUHANI (Kesadaran Ilahiah dalam diri)
Ruh ditiup langsung oleh Allah : "Aku tiupkan ruh-Ku ke dalamnya..." (QS. Al-Hijr: 29). Ruh tidak terikat oleh ruang, waktu, tubuh, atau dunia. Ruh adalah wakil Allah dalam diri, benih cahaya Ketuhanan.
KESIMPULAN:
Diri kita yang sejati adalah RUH, bukan jasmani, bukan pikiran, bukan nafs. Tapi ruh tersembunyi di balik lapisan jiwa, pikiran, dan jasad.
Ruh itu tidak berkata “aku”, karena ia tunduk total kepada Allah. Ia tenang, hening, tidak butuh pengakuan, dan hanya ingin kembali kepada sumbernya.

Sumbr dari Wikrama Waranggana

Share on Google Plus

About roslanTv Tarekat

Ut wisi enim ad minim veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis autem vel eum iriure dolor in hendrerit in vulputate velit esse molestie consequat, vel illum dolore eu feugiat nulla facilisis at vero eros et accumsan et iusto odio dignissim qui blandit praesent luptatum zzril delenit augue duis.

0 comments:

Catat Ulasan