*NAFAS - NUFUS*


 ke

 

*NAFAS - NUFUS*


Pada saat kita di dalam kandungan, bagaimana kita bernafas ,,, ??
Maka ini jawabannya : tiada keluar maupun tiada masuk , tiada melalui mulut dan tiada melalui hidung, melainkan hidup pujian tetap dengan Allah SWT,,

Sejak *NYAWA* dimasukan kedalam jasad seorang manusia di dalam kandungan Ibunya, kemudian lahir k dunia, hingga sampai dia menghembuskan nafas ter-akhir-nya, maka selama itulah *nafasnya* tidak sesaatpun berhenti dari berdzikir kepada diri Sang Empunya Diri yaitu TUHAN SEMESTA ALAM.

Nyawa itu di tajjalikan oleh ALLAH TA'ALA dari JAUHAR BASITA dan terbagi dalam 4 peringkat, yaitu :
1 . Nafas
2 . Anfas
3 . Tanafas
4 . Nufus

Dan sesungguhnya bekerjanya *nafas* itu adalah diluar kontrol panca indera manusia.
1 . NAFAS itu letaknya di mulut ,,
2 . ANFAS letaknya di hidung,,
3 . TANAFAS letaknya di tengah-tengah antara telinga kanan dan kiri ,,
4 . NUFUS letaknya di jantung,,

> Berawal hidup nafas karena anfas
> Hidup anfas itu karena tanafas
> Hidup tanafas itu karena nufus,
> Hidup nufus itu dengan sendirinya, karena dia adalah RAHASIA , dan rahasia itu adalah dari RAHASIA ALLAH SWT,

Al-Insanu sirri waana sirruhu ,
artinya : Manusia adalah Rahasia-Ku dan diri AKU-lah rahasianya,
*Anfas, Tanafas dan Nufus* itu adalah Satu Perkara Yang Ghaib,,

Nafas tidak dapat dirasa, diraba, serta dilihat wujudnya,
Nafas adalah Al-Hayat yang datang dati Tuhan , Nafas adalah Rahasia *Illahi*
.√Nafas adalah kembaran *RUH*
Ruh adalah Hakikat
Nafas adalah Syariatnya Alam ini .
Inilah yang menjadi persembahan hamba kepada Tuhannya yang tidak ada putus-putusnya .
Makanya RUH di ibaratkan Kapal dan Ombak bagaikan NAFAS.
Jika ombak tenang, maka tenanglah perjalanan kapal, begitu juga dengan RUH.
Jika Nafas seorang tenang, maka ia memberi kesan kepada Ruhnya.

Nafas juga sebagai penghidup HATI dan JASAD, dengan memahaminya serta mempelajarinya tentu akan membawa Manusia kepada kesempurnaan Hidup

( Sumber dari FB HAKIKAT INSAN (Mengenal Diri )

Share on Google Plus

About roslanTv Tarekat

Ut wisi enim ad minim veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis autem vel eum iriure dolor in hendrerit in vulputate velit esse molestie consequat, vel illum dolore eu feugiat nulla facilisis at vero eros et accumsan et iusto odio dignissim qui blandit praesent luptatum zzril delenit augue duis.

0 comments:

Catat Komen