GURU MURSYID


MURSYID ...

Mursyid adalah individu yang terbimbing kehidupan lahir dan batin...dan istilah mursyid adalah dari perkataan mursyidun.. maknanya keperibadian yang memimpin...
setiap manusia memerlukan pemimpin yang memimpin dirinya..meskipun orang tersebut adalah ulama, ustaz, hafiz, pakar Islam atau muallim, lebih-lebih lagi orang awam yang kurang pendedahan dan kurang faham tentang Islam ...
keperibadian yang memimpin..tidak jenis yang sama dengan peribadinya muallim... juga dia tidak sama dengan ustaz atau guru... sebab muallim itu hanya memberi/curah ilmu.. mereka hanya memandang faktor luar dan akal..tidak memandang faktor batin...
Dengan izin Allah..keperibadian mursyid diberi ilmu-ilmu yang beserta jalan amalnya..ada ilmu lahir dan batin... keperibadiannya bukan saja pada kemampuan memimpin akal penerima tetapi hati penerima juga turut serta dipimpin ...
~ Qur'an ~
Dan Kami jadikan dari kalangan mereka beberapa pemimpin, yang membimbing kaum masing-masing kepada hukum ugama Kami, selama mereka bersikap sabar (dalam menjalankan tugas itu) serta mereka tetap yakin akan ayat-ayat
keterangan Kami.
{Qs. As-Sajdah : 24}
Pada mulanya manusia itu ialah umat yang satu (menurut ugama Allah yang satu, tetapi setelah mereka berselisihan),
maka Allah mengutuskan Nabi-nabi sebagai pemberi khabar gembira (kepada orang-orang yang beriman dengan balasan Syurga, dan pemberi amaran (kepada orang-orang yang ingkar dengan balasan azab neraka);
dan Allah menurunkan bersama
Nabi-nabi itu Kitab-kitab Suci yang (mengandungi keterangan-keterangan yang) benar, untuk menjalankan hukum di antara manusia mengenai apa yang mereka perselisihkan dan (sebenarnya) tidak ada yang melakukan perselisihan melainkan orang-orang yang telah diberi kepada mereka Kitab-kitab Suci itu, iaitu sesudah datang kepada mereka keterangan-keterangan yang jelas nyata, - mereka berselisih semata-mata kerana hasad dengki sesama sendiri.
Maka Allah memberikan petunjuk kepada orang-orang yang beriman ke arah kebenaran yang diperselisihkan oleh mereka (yang derhaka itu), dengan izinNya.
Dan Allah sentiasa memberi petunjuk hidayahNya kepada sesiapa yang dikehendakiNya ke jalan yang lurus (menurut undang-undang peraturanNya).
{Qs. Al-Baqarah : 213}
(Mereka berdoa dengan berkata):
"Wahai Tuhan kami! Janganlah Engkau memesongkan hati kami sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan kurniakanlah kepada kami limpah rahmat dari sisiMu; sesungguhnya Engkau jualah Tuhan Yang melimpah-limpah pemberianNya.
{Qs. 'Āli `Imrān : 8}
Dan berilah amaran dengan Al-Quran itu kepada orang-orang yang merasa takut bahawa mereka akan dihimpunkan kepada Tuhan mereka (pada hari kiamat), (padahal) tiadalah bagi mereka pelindung dan tidak juga pemberi syafaat yang lain dari Allah, supaya mereka bertaqwa.
{Qs. Al-'An`ām : 51}
"(Tugasku) menyampaikan kepada kamu akan perintah-perintah (yang diutuskan oleh) Tuhanku, dan aku adalah pemberi nasihat yang amanah, bagi kamu.
{Qs. Al-'A`rāf : 68}
"Adakah kamu merasa ragu-ragu dan hairan tentang datangnya kepada kamu nasihat pengajaran dari Tuhan kamu, melalui seorang lelaki dari golongan kamu, untuk memberi peringatan kepada kamu? Dan kenanglah ketika Allah menjadikan kamu khalifah-khalifah sesudah kaum Nabi Nuh, dan Allah telah menambahkan kamu kelebihan (dan kekuatan) pada bentuk kejadian tubuh kamu. Maka kenanglah akan nikmat-nikmat Allah supaya kamu berjaya".
{Qs. Al-'A`rāf : 68-69}
(Al-Quran yang demikian sifatnya diturunkan oleh Allah) supaya janganlah kamu menyembah sesuatupun melainkan Allah.
(Katakanlah wahai Muhammad):
"Sesungguhnya aku diutus oleh Allah kepada kamu, sebagai pemberi amaran (kepada orang-orang yang (ingkar), dan pembawa berita gembira (kepada orang-orang yang (beriman).
{Qs. Hūd : 2}
Jangan-jangan engkau (wahai Muhammad) tidak menyampaikan sebahagian dari apa yang diwahyukan kepadamu serta merasa sempit dada untuk menyampaikannya disebabkan orang-orang yang ingkar itu berkata: "Mengapa tidak diturunkan kepada (Muhammad) perbendaharaan (harta benda yang banyak), ataupun datang bersama-sama dengannya malaikat (untuk menolongnya menyiarkan Islam)?"
Kerana sesungguhnya engkau hanyalah seorang Rasul pemberi amaran kepada orang-orang yang ingkar, dan Allah jualah Pentadbir yang menguruskan tiap-tiap sesuatu (maka berserahlah diri kepadaNya).
{Qs. Hūd : 12}
Katakanlah lagi:
"Bukanlah aku seorang Rasul pembawa ugama yang berlainan dari ugama yang dibawa oleh Rasul-rasul (yang telah lalu), dan aku tidak mengetahui apa yang akan dilakukan kepadaku dan kepada kamu. Aku tidak melakukan sesuatu melainkan menurut apa yang diwahyukan kepadaku, dan aku tidak lain hanyalah seorang Rasul pemberi amaran yang jelas nyata"
{Qs. Al-'Aĥqāf : 9}
Sesungguhnya Kami telah mengutusmu (wahai Muhammad) sebagai Rasul yang menjadi saksi (yang diterima keterangannya), dan sebagai pembawa berita gembira (kepada orang-orang yang beriman), serta pemberi amaran (kepada orang-orang yang ingkar).
{Qs. Al-Fatĥ : 8}
ADANYA MANUSIA DAN SEKALIAN ALAM SEBAGAI TANDA-TANDA DAN KENYATAAN ALLAH ....
~ Qur'an ~
Dan pada bumi ada tanda-tanda (yang membuktikan keesaan dan kekuasaan Allah) bagi orang-orang (yang mahu mencapai pengetahuan) yang yakin, Dan juga pada diri kamu sendiri.
Maka mengapa kamu tidak mahu melihat serta memikirkan (dalil-dalil dan bukti itu)?
{Qs. Adh-Dhāriyāt : 20-21}
Sesungguhnya pada kejadian langit dan bumi, dan pada pertukaran malam dan siang, ada tanda-tanda (kekuasaan, kebijaksanaan, dan keluasan rahmat Allah) bagi orang-orang yang berakal;
{Qs. 'Āli `Imrān : 190}
"Kerana sesungguhnya aku telah berserah diri kepada Allah, Tuhanku dan Tuhan kamu! Tiadalah sesuatupun dari makhluk-makhluk yang bergerak di muka bumi melainkan Allah jualah yang menguasainya. Sesungguhnya Tuhanku tetap di atas jalan yang lurus.
{Qs. Hūd : 56}
Dia lah Tuhan yang memperlihatkan kepada kamu tanda-tanda keesaanNya dan kekuasaanNya (untuk kehidupan rohani kamu), dan yang menurunkan (untuk jasmani kamu) sebab-sebab rezeki dari langit. Dan tiadalah yang ingat serta mengambil pelajaran (dari yang demikian) melainkan orang yang sentiasa bertumpu (kepada Allah).
{Qs. Ghāfir : 13}
MENG-ESA'KAN DAN TIDAK MENSYIRIKAN ALLAH ADALAH SATU JALAN YANG LURUS ....
~ Qur'an ~
Iblis berkata: " Wahai Tuhanku! Kerana Engkau telah menjadikan daku sesat, (maka) demi sesungguhnya aku akan memperelokkan segala jenis maksiat kepada Adam dan zuriatnya di dunia ini, dan aku akan menyesatkan mereka semuanya, "Kecuali di antara zuriat-zuriat Adam itu hamba-hambaMu yang dibersihkan dari sebarang syirik".
Allah berfirman: "Inilah satu jalan yang lurus, yang tetap Aku memeliharanya.
{Qs. Al-Ĥijr : 39-41}
ALLAH TELAH MENYEDIAKAN PELBAGAI CARA DAN JALAN DIDALAM AL-QUR'AN UNTUK MEMBOLEHKAN KITA SEMUA MENCAPAI IKTIQAD TAUHID... YAITU BAGAIMANA CARA SUPAYA TIDAK MENSYIRIK DAN MENYENGUTUKAN ALLAH DENGAN SESUATU SELAIN DARI ALLAH ....
~ Qur'an ~
Dan sesungguhnya Kami telah menerangkan jalan-jalan menetapkan iktiqad dan tauhid dengan berbagai cara di dalam Al-Quran ini supaya mereka beringat (memahami dan mematuhi kebenaran); dalam pada itu, penerangan yang berbagai cara itu tidak menjadikan mereka melainkan bertambah liar.
{Qs. Al-'Isrā' : 41}
... justru itu sekiranya kanda-kanda yang ada miliki mursyid...dapatlah kiranya merujuk kembali kepada mursyid masing-masing berkaitan dengan perkara "jalan dan cara menetapkan iktiqad dan tauhid" ini...
bagi yang telah mursyid.. sudi-sudilah jelaskan " jalan dan caranya "...dan berikanlah penekanan ini kepada anak didik sendiri ..

# Hakikat Insan
Share on Google Plus

About Tv Tarekat

Ut wisi enim ad minim veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis autem vel eum iriure dolor in hendrerit in vulputate velit esse molestie consequat, vel illum dolore eu feugiat nulla facilisis at vero eros et accumsan et iusto odio dignissim qui blandit praesent luptatum zzril delenit augue duis.

0 komentar:

Posting Komentar