#Allah

TV TAREKAT | BELAJAR BERSIKAP RIDHA


Ja'far Ibn Sulaiman Ad-dhibi' bertanya pada Rabiah,"Kapan seorang hamba dikatakan ridha kepada Allah?"
Rabiah Adawiyah menjawab,"Ketika kebahagiaannya saat ditimpa musibah sama dengan kebahagiaannya saat diberi nikmat."

Sebagaimana Al-Fudhayl mengatakan,"Jika diberi atau tidak diberi nikmat oleh Allah sama saja baginya,maka itu berarti ia ridha pada Allah Swt."
Ahmad Ibn Abi Al-Hawari juga menuturkan "Sesungguhnya Allah Mahaagung dan Mahamulia dengan kemurahan-Nya.Dia telah ridha kepada hamba-hamba-Nya,sebagaimana mereka ridha kepada tuan-tuan mereka." Aku bertanya,"Maksudnya apa?" Ia menjawab,"Bukankah setiap budak menginginkan agar tuannya ridha padanya?"
Maka aku menjawab,"Ya"
Dia berkata,"Sesungguhnya Allah menginginkan agar semua hamba-hamba-Nya ridha kepada-Nya."

Sahl menjelaskan,"Tingkat keyakinan seorang hamba sesuai dengan tingkat keridhaannya.Tingkat keridhaannya sendiri sesuai dengan tingkat kehidupannya untuk selalu bersama Allah SWt."

Rasulullah Saw bersabda,"Dengan kebijaksanaan dan keagungan-Nya, Allah Azza wa jalla menjadikan kelapangan dan kebahagiaan dalam ridha dan keyakinan.Dia juga menjadikan kesusahan dan kesedihan dalam ketidakridhaan."(H.R. At-Thabrani)

About Ermansyah Putra

(c) 2016 TVTarekat.com / IslamicTunes.net. Diberdayakan oleh Blogger.